DAMPAK GAS RUMAH KACA
DAMPAK
GAS RUMAH KACA
a. Gas CO2
1. Ekosistem dan Lingkungan
Gas
CO2 merupakan salah satu contributor penting dalam gas efek rumah kaca, oleh
karena itu dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan pada dasarnya merupakan
akibat dari panas yang terperangkap di permukaan bumi sehingga suhu bumi pun
meningkat. Beberapa dampak minor dari peningkatan suhu tersebut adalah
perubahan suhu lautan, perubahan arus laut, gletser dan es di gunung mencair,
menipis dan mencairnya es kutub, perubahan cuaca secara drastis, kenaikan muka
air laut.
2. Kesehatan manusia
Pada
konsentrasi rendah CO2 tidak berbahaya bagi manusia, justru berperan penting
dalam proses respirasi. Namun jika seseorang menghirup CO2 dalam konsentrasi
tinggi dan tidak diimbangi oleh konsentrasi oksigen yang tinggi pula dapat
menyebabkan oksigen di dalam tubuh digantikan oleh CO2. Gejala yang ditimbulkan
mulai dari napas dan nadi cepat, capek, mual, muntah, pingsan, kejang, koma,
dan kematian.
3. Hewan dan tumbuhan
Pada
dasarnya dampak yang dirasakan dari konsentrasi CO2 yang tinggi pada hewan dan
tumbuhan juga disebabkan oleh gas rumah kaca yang mengakibatkan peningkatan
suhu. Beberapa dampak minor dari peningkatan suhu tersebut adalah perubahan
jadwal tumbuhan dalam berbunga, berubahnya waktu migrasi hewan, berubahnya
habitat, terumbu karang memutih, perubahan jadwal kawin.
b. Gas CH4
1. Ekosistem dan Lingkungan
Gas
CH4 juga merupakan salah satu kontributor penting dalam gas efek rumah kaca,
bahkan dengan konsentrasi yang lebih rendah dapat mengikat lebih banyak panas,
oleh karena itu dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan pada dasarnya
merupakan akibat dari panas yang terperangkap di permukaan bumi sehingga suhu
bumi pun meningkat. Beberapa dampak minor dari peningkatan suhu tersebut adalah
perubahan suhu lautan, perubahan arus laut, gletser dan es di gunung mencair,
menipis dan mencairnya es kutub, perubahan cuaca secara drastis, kenaikan muka
air laut.
2. Kesehatan Manusia
Jika
terpapar gas metana dengan konsentrasi tinggi dapat mengakibatkan kekurangan
oksigen. Gejala dari kekurangan oksigen ini adalah napas terengah-engah,
koordinasi otot menurun, mual dan muntah, kehilangan kesadaran, gagal napas,
dan kematian.
3. Hewan dan Tumbuhan
Pada
dasarnya dampak yang dirasakan dari konsentrasi CH4 yang tinggi pada hewan dan
tumbuhan juga disebabkan oleh gas rumah kaca yang mengakibatkan peningkatan
suhu. Beberapa dampak minor dari peningkatan suhu tersebut adalah perubahan
jadwal tumbuhan dalam berbunga, berubahnya waktu migrasi hewan, berubahnya
habitat, terumbu karang memutih, perubahan jadwal kawin.
c. Gas N2O
1. Ekosistem dan Lingkungan
Gas
N2O merupakan salah satu contributor penting dalam gas efek rumah kaca, oleh
karena itu dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan pada dasarnya merupakan
akibat dari panas yang terperangkap di permukaan bumi sehingga suhu bumi pun
meningkat. Beberapa dampak minor dari peningkatan suhu tersebut adalah
perubahan suhu lautan, perubahan arus laut, gletser dan es di gunung mencair,
menipis dan mencairnya es kutub, perubahan cuaca secara drastis, kenaikan muka
air laut.
2. Kesehatan Manusia
Gas
N2O umumnya digunakan untuk keperluan medis yaitu untuk anastesi, namun jika
konsentrasinya tinggi dapat mengakibatkan pingsan dan bahkan kematian. Gejala
yang umunya timbul adalah merasa geli khususnya pada jari kaki dan rasa hangat,
mengakibatkan perasaan tenang dan melayang, serta dapat mengakibatkan mengigau
atau tidak sadar diri.
3. Hewan dan Tumbuhan
Pada
dasarnya dampak yang dirasakan dari konsentrasi N2O yang tinggi pada hewan dan
tumbuhan juga disebabkan oleh gas rumah kaca yang mengakibatkan peningkatan
suhu. Beberapa dampak minor dari peningkatan suhu tersebut adalah perubahan
jadwal tumbuhan dalam berbunga, berubahnya waktu migrasi hewan, berubahnya
habitat, terumbu karang memutih, perubahan jadwal kawin.
d. Gas CFC
1. Ekosistem dan Lingkungan
Pada
dasarnya gas CFC menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon karena gas ini
dapat bereaksi dengan ozon dan memecah ikatannya. Dampak minor yang timbul dari
penipisan lapisan ozon tersebut adalah meningkatnya paparan sinar UV B, Radiasi
sinar UV meningkat, Global warming, menipis dan mencairnya es di kutub,
kenaikan muka air, dsb.
2. Kesehatan Manusia
Menghirup
gas CFC dalam konsentrasi tinggi dapat menimbulkan keracunan, efek yang timbul
diantaranya adalah susah bernafas, sakit tenggorokan akut, gangguan
penglihatan, nyeri perut akut, bengkaknya tenggorokan, infeksi kerongkonga,
muntah darah, darah dalam feses, dan detak jantung tidak normal.
3. Hewan dan Tumbuhan
Dampak
gas ini terhadap hewan dan tumbuhan pada dasarnya diakibatkan oleh penipisan
lapisan ozon, sehingga dampak minor dari penipisam lapisan ozon tersebut adalah
berkurangnya populasi hewan laut akibat radiasi sinar UV, hasil panen buruk
karena daya tahan lemah terhadap radiasi UV, merusak imunitas tubuh hewan,
hilangnya habitat, dsb.
e. Gas HFC
1. Ekosistem dan Lingkungan
Pada
dasarnya gas HFC menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon karena gas ini
dapat bereaksi dengan ozon dan memecah ikatannya. Dampak minor yang timbul dari
penipisan lapisan ozon tersebut adalah meningkatnya paparan sinar UV B, Radiasi
sinar UV meningkat, Global warming, menipis dan mencairnya es di kutub,
kenaikan muka air, dsb.
2. Kesehatan Manusia
Menghirup
gas HFC dalam konsentrasi tinggi dapat menimbulkan keracunan, efek yang timbul
diantaranya adalah susah bernafas, sakit tenggorokan akut, gangguan
penglihatan, nyeri perut akut, bengkaknya tenggorokan, infeksi kerongkonga,
muntah darah, darah dalam feses, dan detak jantung tidak normal.
3. Hewan dan Tumbuhan
Dampak
gas ini terhadap hewan dan tumbuhan pada dasarnya diakibatkan oleh penipisan
lapisan ozon, sehingga dampak minor dari penipisam lapisan ozon tersebut adalah
berkurangnya populasi hewan laut akibat radiasi sinar UV, hasil panen buruk
karena daya tahan lemah terhadap radiasi UV, merusak imunitas tubuh hewan,
hilangnya habitat, dsb.
f.
Gas
SF6
1. Ekosistem dan Lingkungan
Pada
dasarnya gas SF6 menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon karena gas ini
dapat bereaksi dengan ozon dan memecah ikatannya. Dampak minor yang timbul dari
penipisan lapisan ozon tersebut adalah meningkatnya paparan sinar UV B, Radiasi
sinar UV meningkat, Global warming, menipis dan mencairnya es di kutub,
kenaikan muka air, dsb.
2. Kesehatan Manusia
Pencemaran
gas SF6 mengandung racun yang dapat berakibat pada kulit, mata, dan dapat
merusak selaput lender dan bila terpapar dalam waktu lama akan mengganggu
pangkal tenggorokan dan gangguan paru-paru, hati, dan peredaran napas terhenti
seperti pingsan.
3. Hewan dan Tumbuhan
Dampak
gas ini terhadap hewan dan tumbuhan pada dasarnya diakibatkan oleh penipisan
lapisan ozon, sehingga dampak minor dari penipisam lapisan ozon tersebut adalah
berkurangnya populasi hewan laut akibat radiasi sinar UV, hasil panen buruk
karena daya tahan lemah terhadap radiasi UV, merusak imunitas tubuh hewan,
hilangnya habitat, dsb.
Daftar Pustaka :
https://www.kompasiana.com/dinolefty/dampak-pencemaran-co2-bagi-bumi_54f98c46a333112d3c8b58cf Diakses pada 25 Februari 2018
http://www.kesehatankerja.com/CO2.html Diakses pada 25 Februari 2018
https://www.kompasiana.com/dinolefty/dampak-pencemaran-co2-terhadap-hewan-dan-tumbuhan-serta-keadaan-terburuk-yang-dapat-terjadi-di-masa-depan_54f96e80a33311d2648b4599 Diakses pada 25 Februari 2018
Cheng, W. D.A, Sims., Y, Luo., James., Colemann dan D.W, Johnshon. 2000.
Photosynthesis, respiration and net primary production of sunflower stands in
ambient and elevated atmospheric CO2 concentration: an invariant NPP:GPP ratio.
Global Change Biology (6): 931-941.
http://www.kesehatankerja.com/Methane%20dan%20bahaya%20kesehatan.htm Diakses pada 25 Februari 2018
http://dody-hermanto.blogspot.co.id/2012/07/pengaruh-gas-karbondioksida-dan-gas.html Diakses pada 25 Februari 2018
The Royal Society. 2010. Climate change: A Summary of the Science.
London: The Royal Society Science Policy Centre.
https://yunitasa.wordpress.com/2011/03/26/manfaat-gas-tawa-%E2%80%9Claughing-gas%E2%80%9D/ Diakses pada 25 Februari 2018
http://asuhand.blogspot.co.id/2017/02/tahukah-efek-samping-gas-tertawa.html Diakses pada 25 Februari 2018
Archer, David. 2007. Global warming: understanding the forecast. Malden, MA:
Blackwell Pub.
https://halosehat.com/farmasi/kimia/bahaya-gas-cfc Diakses pada 26 Februari 2018
https://adieliveline.wordpress.com/2013/10/07/gas-insulated-switchgear-sf6/ Diakses pada 26 Februari 2018
Komentar
Posting Komentar